2011-Ducati-Monster-796

2011-Ducati-Monster-7962011-Ducati-Monster-796
2011-Ducati-Monster-7962011-Ducati-Monster-796
2011-Ducati-Monster-7962011-Ducati-Monster-796
2011-Ducati-Monster-7962011-Ducati-Monster-796
2011-Ducati-Monster-7962011-Ducati-Monster-796

Bajaj Pulsar DTS-I 2011

Pulsar 200 ES DTS-i UG Bajaj Pulsar's another powerful variant to have graced the Its engine capacity is 150 cc. Pulsar 150 ES DTS-i UG Its engine delivers maximum output of 13.5 bhp (9.94 kW) 8000 rpm and performance of 12.28 Nm 6500 rpm. Its engine capacity is 180 cc.

This bike comes in two different variants. Pulsar 180 DTS-i UG. Pulsar 150 ES DTS-i UG . Pulsar 200 ES DTS-i UG. Pulsar 220 DTS-Fi Pulsar 180 DTS-i UG This bike comes with the power of 16.5 bhp (12.28 kW) @ 8000 rpm and torque of 15.22 Nm @ 6000 rpm. Its advanced ExhausTEC (Torque Expansion Chamber) technology ensures the higher performance at lower rpm. Feeling of proper riding is provided by different high end features like improved clutch, cylinder head with Roller Rocker Arms, optimized intake and exhaust systems & new valve timings. Due to these comfort features, this bike is highly accommodative in any terrain.

 Its comfort statement includes front telescopic suspension, Nitro X. Nitrogen assisted rear gas shockers with triple rated spring. Bajaj Pulsar enables its rider to tackle the situation of overcrowded street due to the presence of 17 alloy wheels with 1330 mm wheelbase. Its highly masculine outlook with sporty, dashing structure gives the complete satisfaction of dare riding. Digital biking is the combination of various advanced systems like digital CDI, TRICS III and Digital Twin Spark ignition (DTSi).

Generation next technology included in the package of the equipments of this high flying bike is the revolutionary digital biking.

Bajaj XCD 135 DTS-SI 2011

The Bajaj XCD 135 DTS-Si claims to be the You also get an electric start for this bike with a front disc-brake. The other features are the gas filled Nitrox absorbers, the digital speedometer and the tail lamp which is an LED. Buy Bajaj XCD 135 DTS-Si which is also inspired from the Bajaj Pulsar DTS -I, it does have a feel of the Pulsar-junior- Focused on the sporty consumer, who prefers to have sporty bike with the value of the regular bike, consists of all the first class features of a 135cc DTS-Si engine with a 5 speed gear box and has an auto choke.

The company claims it to be a regular bike, but with a sporty feature including the style and the performance. The XCD 135 is powered with a new 135 cc engine which incorporates the swirl induction tech introduced initially on the XCD 125. The performance of this bike from the Bajaj is excellent which fulfills its promise of delivering the best. This is the latest "sporty commuter" bike, as it is now known as and is focused at the rider for whom style matters and with it comes another aspect that is the fuel consumption, which is also vital when you consider the Bajaj XCD 135 DTS-Si.

The company, as promised has launched about the six new series and this being the first one in a span of about six months.  Here comes the first Indian bike producer to bust credit crunch myth with its launch of the bike named the XCD 135 DTC-SI.

Perawatan Busi




Periksalah busi 1.000 km pertamadan setiap 3.000 km selanjutnya. Ganti busi setiap 6.000 km

Mengabaikan perawatan busi akan mengakibatkan mesin sukar dihidupkan dan berkurang tenaganya.

Bila busi digunakan dalam waktu yang cukup lama, elektroda sedikit demi sedikit akan aus terbakar dan akan terjadi endapan arang di sekitar bagian dalam busi.

Sesuai jadwal perawatan berkala, busi harus dikeluarkan untuk diperiksa, dibersihkan dan disetel jarak celah busi.

Penimbunan arang di dalam kepala busi menghalangi percikan bunga api dan mengakibatkan gangguan pembakaran.

Bersihkan arang busi secara berkala.

Bila elektroda bagian tengah aus sama sekali, maka busi harus diganti dan celahnya disetel dengan menggunakan alat ukur ketebalan (tickness gauge).

Tips :
1. Periksa kondisi pembakaran pada busi. Bila tidak normal ganti sesuai spesifikasi.
2. Kencangkan busi dalam kepala cylinder sesuai dengan kekencangan yang telah ditentukan.

Perawatan Rantai sepeda motor suzuki




Demi keamanan pengendara, periksalah selalu kondisi dan setelan rantai sebelum memakai sepeda motor. Pada pelaksanaan pemeriksaan berkala, pada tiap 1.000 km, periksalah kondisi kemungkinan kerusakan rantai berikut ini :

1. Pin kendor atau terlepas
2. Mata rantai rusak.
3. Mata rantai macet atau oblak
4. Melampaui batas pemakaian atau aus
5. Setelan rantai tidak tepat.

Penyetelan Rantai Penggerak
Setel ketegangan rantai penggerak setiap 1.000 km dengan cara di bawah ini, hingga didapatkan ketegangan 5- 25 mm.


Ganti Motor Starter SMASH







Motor starter atau awam lebih mengenalnya dengan dinamo starter, sangat membantu kemudahan untuk menghidupkan mesin. Pada kondisi bagaimana pun, motor dapat dihidupkan dengan menekan tombol. Tentu tidak demikian dengan starter kaki (kick starter).

Agar motor starter bisa digunakan, tentu saja ada syaratnya. Pertama, aki harus oke. Syarat berikutnya, kabel-kabel antara aki dengan tombol starter di setang, relay starter (di belakang bawah) dan motor starter harus bagus.

Gangguan motor starter tidak bisa hidup umumnya adalah aki yang soak. Dua komponen lainnya, seperti relay dan tombol agak jarang. Namun, motor starternya sendiri juga bisa bermasalah. Apalagi, bila umur pakai motor sudah cukup lama

Cara paling gampang memastikan motor starter rusak, saat tombol ditekan, terdengar bunyi, "Clek," namun motor tidak bisa membuat mesin hidup. Lebih pastikan lagi, sediakan lampu 12 volt yang sudah dilengkapi kawat. Buka terminal kabel motor starter. Hubungkan salah satu kabel terminal dan satu lagi ke massa (mesin). Bila lampu hidup saat tombol starter ditekan, dipastikan motor starternya bermasalah.

Brush Menghilang
Setelah dipakai sekian lama, salah satu komponen motor yang bisa "menghilang" adalah borstel atau brush, yang menghubungkan listrik dari aki ke angker atau rotor motor starter. Foto di bawah ini memperlihatkan kondisi motor starter Shogun yang sudah digunakan 6 tahun lebih. Selain brush (salah satu) habis, juga menumpuk kotoran yang berasal dari gesekan angker dan brush dan juga uap oli dari ruang mesin. Maklum, karet sekat motor starter makin lama kemampuannya juga menurun.
Kalau sudah begini, motor starter harus diganti satu unit. Karena brush motor starter dan pegasnya tidak dijual secara eceran.

Tidak terlalu sulit melepas motor starter dari mesin. Yang agak susah justru melepas baut yang panjangnya 9 cm. Sebelum membuka baut ini, sebaiknya bagian dratnya yang mengikat rumah motor starter disemprot anti karat (WD40). Setelah itu baru dibuka dengan obeng ketok (impact driver).
Saat memasang, yang harus diperhatikan adalah sil pada motor starter. Jangan sampai lupa atau hilang karena ini menyebabkan oli dari mesin berkurang atau mesin jadi kotor.


Tips Penggantian Oli Mesin Suzuki New Shogun 125, ( FL 125 )



Suzuki New Shogun 125 yang mengadopsi mesin tipe FL 125 telah mendapat beberapa penyempurnaan pada dapur pacunya. Antara lain, minimnya getaran dan bunyi mesin, perpindahan gigi yang sempurna, peningkatan performa mesin, irit bahan bakar dan rendah emisi gas buang. Untuk mendukung kelancaran kinerja teknologi pada mesin ini, dianjurkan untuk melakukan perawatan berkala pada New Shogun 125 di bengkel resmi Suzuki, diantaranya penggantian oli mesin.

"Agar jeroan mesin tetap awet dan terawat dengan baik, kita wajib melakukan penggantian oli mesin sesuai buku petunjuk," ujar Pendi Suryanda, Senior Instruktur Mekanik Suzuki R2. Untuk penggantian oli pada tipe mesin FL 125 ini, Suzuki telah melakukan inovasi untuk mempermudah dalam pengurasan oli mesin. Lubang buang oli yang biasanya terdapat di bawah mesin, dipindah ke sebelah kiri mesin dekat tuas perseneling. Dengan adanya lubang pembuangan oli di samping, memudahkan kita untuk membuka dan mengencangkan baut, hal ini juga dapat menghindari terjadinya aus pada baut dan lubang buang. Tak hanya itu, pada mesin New Shogun 125 sudah tidak menggunakan stik pengontrol oli. Dan sebagai gantinya, terdapat lubang pengontrol oli yang transparan. Sehingga memudahkan untuk mengecek apakah oli berkurang
atau tidak. Untuk menjaga fungsi pelumasan tetap terjaga dengan baik, New Shogun 125 dilengkapi dengan filter oli yang terletak bersebelahan dengan lubang buang oli. "Kita mesti sedikit teliti pada posisi atau penempatan filter oli ini. Jangan sampai posisi filter oli terbalik, ini akan menghambat sirkulasi oli ke seluruh komponen mesin," terang Pendi. Hal ini bisa mengakibatkan keausan dan kerusakan yang fatal pada komponen mesin New Shogun 125 Anda.
 
Langkah-Langkah

Buka penutup lubang pembuangan oli samping lalu periksa dan keluarkan filter oli

Perhatikan petunjuk yang tertera di atas filter oli, lalu masukan kembali ke tempat pembuangan oli

Panduan Aman Berkendara Sepeda Motor Suzuki



Kecepatan dan Jarak Henti

Bila pengendara sepeda motor ingin menghentikan kendaraannya, pengendara menarik atau menginjak pedal rem. Tapi kendaraan pastinya tidak akan langsung berhenti namun butuh jarak lebih jauh dari titik pengendara tadi mengerem. Jarak ini disebut jarak berhenti. Jarak berhenti artinya jarak yang dibutuhkan kendaraan untuk berhenti total.
(Rumus: Empty distance + Braking distance).

Empty Distance
Empty Distance adalah jarak saat dimana pengendara menyadari harus mengerem. Kalau diumpamakan sebagai waktu, maka empty distance berkisaran 1 detik.

Braking Distance
Braking Distance adalah jarak yang dibutuhkan kendaraan untuk berhenti total mulai dari pengendara mengoperasikan rem. Bila kecepatan kendaraan semakin cepat, braking distance akan semakin panjang.
Berarti waktu yang dibutuhkan kendaraan untuk berhenti akan semakin lama. Selain itu braking distance juga tergantung pada kondisi permukaan jalan. Oleh karena itu pada kondisi jalan licin atau berpasirm pengendara diharap mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati.

Jarak Berhenti




Jaga jarak kendaraan anda dengan kendaraan di depan


Kondisi jalan Jarak Ideal Contoh
Permukaan jalan kering 0.5 x angka speedometer 100 km/jam = 50 m
Permukaan jalan menurun 1.5 x 0.5 x angka speedometer 100 km/jam = 75 m
Jarak Berhenti



Jenis Rem Sepeda Motor

Drum Brake
Berada pada bagian roda depan atau belakang. Di dalamnya terdapat brake shoe yang akan menekan dinding drum brake bila pengendara menarik tuas rem. Tekanan pada dinding menghasilkan gaya gesek sehingga kecepatan sepeda motor berkurang.

Disc Brake
Pada umumnya digunakan di bagian roda depan. Di dalam struktur disc brake terdapat disc pad. Disc pad mendapat tekanan dari caliper yang terdorong karena tekanan minyak rem. Akibat tekanan ini, disc pad bergesekan denga piringan rem.

Jenis Rem Sepeda Motor

Disc brake terdiri dari
- Master cylinder di setang
- Caliper di front fork
- Disc di wheel



Brake Drum
Komponen berputar bersama velg. Di dalamnya terdapat brake shoe.



Kecepatan dan Daya Tubruk
Semakin tinggi kecepatan, semakin besar daya tubruk yang akan diterima. Ilustrasi di bawah bisa dijadikan patokan untuk memahami hubungan kecepatan dan daya tubruk.

Ilustrasi:
Tabel di bawah menggambarkan daya tubruk pada kecepatan:
- 60 km/jam = jatuh dari gedung lantai 5
- 70 km/jam = jatuh dari gedung lantai 7
- 90 km/jam = jatuh dari gedung lantai 10

Servis Karburator


JANGAN SERING DIBONGKAR
2010-10-15 21:49:13
581901.jpgBongkar karburator udah jadi ritual wajib saat servis. Tapi, kata Erwin Oey, mekanik Honda Aries Motor, ritual ini tak usah kerap dilakukan. Ada cara lebih efektif dan mudah."Servis karbu sampai bongkar cuma diperlukan jika ada jalur bensin mampet. Dan, gak bisa dibersihin atau diperbaiki dari luar. Selain karena masalah ini, servis karbu cukup setel setingan anginnya," jelas Erwin yang biasa disapa Akiang itu.

Alasan lain, selama karbu dilengkapi filter, tak banyak kotoran menyusup. Lagipula, sering bongkar bisa bikin derat baut-baut karbu slek atau bahkan dol. Juga karet sil jadi cepat longgar.

"Jika tak ada kejadian parah, seperti kemasukan banyak kotoran debu atau air, seting karbu itu gak cepat berubah. Kecuali, diutak-atik sembarangan," tegas Akiang.
582002.jpg
Pebengkel di Ciputat, Tangerang itu tawarkan solusi mudah dan murah. Karena prosesnya gak banyak waktu dan tenaga serta tak usah ke bengkel.

Step kesatu, jika pake filter bensin antara tangki dengan karbu, rajinlah ngecek. Jika kotor, bersihkan atau ganti.

"Jika tanpa filter bensin. Kudu rajin buang bensin di mangkuk karbu, 2 atau 3 hari sekali. Atau tiap isi bensin full tank. Caranya, tinggal kendurkan baut pembuangan di mangkuk," cetus Akiang.

Kotoran bensin numpuk di dasar mangkuk karbu. Jika dicuekin terisap lewat pilot dan main-jet, akan menyumbat. Kebiasaan isi bensin saat di tangki tinggal cadangan berisiko ngumpulin kotoran.

Ketiga, bersihin saluran udara di congor karbu dengan cairan pembersih karbu. Caranya, lepas karet penyambung karbu dengan boks filter, lalu semprot semua lubangnya sambil hidupkan mesin.

Dengan begini, karbu akan selalu sehat dan tanpa sering dibongkar.

New Smash 110 VS Smash Titan 115


Melebihi New Smash & Setara Shogun 125

4891tes-titan-adib-1.jpgAda anggapan sinis terhadap harga motor segmen low underbone yang kerap dikaitkan dengan produk paket murah. Ada kesan, biar harganya terjangkau beberapa bagian komponen terpaksa dipangkas atau diturunkan kualitasnya. Bahkan desain yang disodorkan pun ala kadarnya. Ah.., biasa itu.

Kenyataannya tidak begitu dengan Suzuki Smash Titan 115, yang beberapa waktu lalu diperkenalkan. “Anggapan itu tidak selalu benar. Buktinya Smash Titan 115 justru menyodorkan konsep desain dan teknologi baru. Bahkan hampir sebagian fitur banyak adopsi dari produk Suzuki kelas premium macam New Shogun 125,” papar Josef A. Tan assisten manager 2W service training PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).4892tes-titan-adib-2.jpg

Tak perlu basa-basi, Josef pun langsung menunjuk perbedaan signifikan antara Smash Titan 115 dengan New Smash. Kebetulan dua varian ini harganya selisih sedikit di kisaran harga di bawah Rp 12 juta. Bahkan beberapa fitur Samash Titan 115 berani dicompare dengan produk lain di segmen yang sama.

“Paling nyata mesinnya. Selain kapasitas naik dari 110 cc (bore 53,5 mm x stroke 48,8mm) ke 115 cc (51mm x 55,2 mm), komponen di seputar kepala silinder juga menyesuaikan. Garis besarnya, Titan 115 menjagokan torsi tanpa mengurangi tenaga di rpm atas,” lanjut Josef.

Dipertegas kembali kalau keunggulan torsi terlacak dari perubahan sudut di sektor batang klep. Kalau punya New Smash agak melebar keluar (in 280 ~ ex 320), sedangkan batang klep Titan 115 lebih tegak (in 240 ~ ex 260). Data yang didapat, overlap Titan 115 lebih besar 50 dari Smash yaitu 330.

Dari data di atas menunjukan kalau waktu buka-tutup klep in dan ex kedua varian me-ngalami perubahan. Kata Josef, untuk klep in New Smash terbuka 20° sebelum TMA (Titik Mati Atas) dan menutup 46° setelah TMB (Titik Mati Bawah). Sedangkan klep ex buka 48º sebelum TMB dan menutup 13º setelah TMA.

4893tes-titan-adib-3.jpgSebaliknya dengan Titan yang lebih singkat juga padat. Lantaran klep in buka 23º sebelum TMA dan tertutup 40º setelah TMB. Adapun klep ex buka 46º sebelum TMB dan tertutup 15º setelah TMA.

“Ubahan ini membuat torsi Titan makin besar. Karena bahan bakar yang masuk ruang bakar lebih singkat, padat dan efisien. Di data spesifikasi, mesin perbandingan kompresi sama (9,5 : 1), torsi maksimal 8,9 Nm/5.000 rpm. Sedang New Smash hanya 8,4 Nm/8.000 rpm,” imbuh Josef yang berkantor di kawasan industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Selain bagian kepala silinder, Titan 115 juga mengadopsi TPS (Throttle Position Switch). Tugasnya mengatur kurva pengapian sesuai dengan cara berkendara. Tentunya dengan mengandalkan sinyal switch yang ada di bodi karburator Mikuni VM18SH.

Dan andalan tunggangan ini selain pakai rumah kopling model per spiral, di lubang liner bawah (tepat di crankcase) juga dilengkapi Suzuki Jet Cooling System (SJCS), macam di New Shogun 125 yang dipercaya mampu mendinginkan seher, pen, setang sehar juga liner.

NGGAK SETENGAH HATI4894tes-titan-adib-4.jpg

Produk baru PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) ini tidak berubah setengah. Selain bagian mesin, cover bodi dan beberapa peranti juga direvisi. Itu guna menjawab keraguan konsumen yang ingin segera memilikinya.

Bisa dilihat pada penerapan desain sayap samping 3D ala moge GSX. Didukung kunci kontak pengaman ganda juga gunakan pelek palang khas sporty alias tidak lagi kaku.

“Bahkan persoalan rumah lampu belakang copot atau masalah PAIR yang awalnya di bawah pun sudah diperbaiki. Sehingga pemilik motor ini lebih yakin,” tegas Josef sambil meyakini Smash Titan 115 lebih tangguh.

Rantai Keteng Shogun 125


Bisa Boros Rp 400 Ribu

2647hal14_rantai-keteng_gt-1.jpgKaret kolor kendur paling kedodoran. Tapi, lain ceritanya kalau rantai keteng alias cam chain yang kendur di Suzuki Shogun 125 dan dibiarkan, siap-siap aja keluar duit lebih dari Rp 400 ribu. Penyakitnya menjalar karena bisa sampai kruk-as. Akan menghemat kalau sudah lebih dulu ganti rantai keteng satu set berikut tensioner yang dibanderol lebih Rp 100 ribuan.

Cam chain kendur bikin kerja gigi sentrik belakang atau timing sprocket berputar dengan beban berat. Nah, di sini pangkal masalahnya karena kelamaan gigi sproket timing bisa rontok. Kalau sudah rontok, terpaksa keluar duit lebih banyak. Ya, ditaksir bisa lebih dari Rp 400 ribu.2648rantai-keteng-gt--(2).jpg

Kenapa dana bisa membengkak kalau timing sprocket rusak? Gigi sentrik generasinya Suzuki Shogun sudah menyatu dengan kruk-as sebelah kiri. Berbeda dengan merek lain, sproket bisa dilepas dari kruk-as kiri, kayak di Yamaha Jupiter-Z atau semua generasi Honda Supra. Jadi, timing sprocket rontok di Jupiter-Z atau Supra X 125 cukup ganti sproket tok.

“Gejala rantai keteng mesti ganti terdeteksi dari suara berisik di mesin sebelah kiri. Suara yang terdengar seperti rantai roda kendur,” beber Hassan Basri, mekanik bengkel Hasan Motor, Jakarta Barat.

Untuk mengganti timing sprocket enggak cuma beli kruk-as sebelah kiri. Tapi, belinya harus satu set kanan-kiri. Silakan pilih cuekin rantai keteng kendur atau buruan diganti.

Piston Smash di Spin 125

Modal Rp 34 Ribu!

2581piston-smash-boyo.jpgBanyak pengguna Suzuki Spin 125 penasaran untuk meningkatkan akselerasi. Misalnya Triyoga Arya yang suka bongkar Spin 125 sendiri. “Ternyata ukuran piston Spin sama dengan Smash. Sama-sama ukuran 53,5 mm. Cuma beda bentuk di bagian atas aja,” kata Yoga.2582piston-spin-gt.jpg

"Karena bagian atas piston Smash lebih jenong ketimbang Spin. Itu dipastikan bikin rasio kompresinya sedikit lebih besar. Maka akselerasi juga ikut berubah," kata Sugio, kepala mekanik Suzuki Saharjo.

"Namun kenaikan rasio kompresi tadi tidak diketahui pasti karena belum diukur. Tapi menurut logika pasti naik," lanjut Sugio.

Ring piston tetap pakai punya Spin sehingga biaya menjadi murah. Hanya Rp 34 ribu aja.

Naiknya kompresi belum tentu spuyer naik. Namun Yoga coba cari setingan pas. Akhirnya dapat angka 100 untuk main-jet dan 17,5 untuk pilot-jet. Standar Spin pakai ukuran 97,5 dan 15.

Suzuki Spin 125

Cegah Kabel Spido Putus

1532kasus-spin-axl-1.jpgKabel spidometer Suzuki Spin 125 gampang putus. Kejadian begini biasa terjadi pada pemakaian kisaran di atas 7.000 km. “Teman-teman di Spinner ngalamin pas di 11.000 km ke atas. Sampai sekarang masih terus dilacak anggota klub Spinner,” beber Dwi Indra ‘Black’ Saputra, Tim Teknik Spinner, alias komunitas pengguna Spin 125.

Persoalan yang terjadi sebenarnya sederhana. Problemnya bukan karena komponen penggerak panel kecepatan Spin 125 buruk. Tapi, ada hal yang sepintas sepele, tapi merembet ke gir penggerak spido. “Ada di laher roda dan karat,” bilang Indra yang sebenarnya enggak black alias item. Jadi, apanya donk yang black?

Biang keroknya bisa dilacak di laher roda. Bearing yang mulai bermasalah merembet ke gir spido. Soalnya putaran bearing enggak lagi sempurna. Padahal, gerakan gir sangat ditentukan perputaran laher. Ada mekanisme yang menambah beban putaran gir.

Putaran laher yang bergerak enggak normal bikin beban berlebihan ke kabel spidometer. “Kalau bearing sudah ada gejala oblak, mending diganti. Ja1533kasus-spin-axl-2.jpgngan sampai merembet sampai ke gir spido,” beber Indra.

Seandainya bukan dari bearing, coba cek kondisi perangkat penggerak jarum spidometer (gbr. 1). Ada risiko karat di bagian ini. Lantaran, grease alias gemuk enggak bisa bertahan lama karena pastinya putaran di gir akan bikin temperatur sedikit naik.

Mending sebelum penggunaan masuk 6.000 km, silakan cek kondisi gemuk. Seandainya sudah kering, bagusnya kasih gemuk warna merah. Gemuk jenis ini biasa dipakai buat industri yang pastinya jauh lebih kuat.

Sebelum dikasih gemuk, bersihkan kerak dari gemuk yang sudah mengering. Cukup pakai lap agak basah. Kain lap jangan dikasih bensin karena di penutup gir set spidometer ada sil yang berisiko melar kalau disiram bensin. Selesai, deh!

Karburator Vakum


Kenali Dua Penyakit Utama

1669karbu-vakum-gt-1.jpgMasalah di karburator vakum bisa dirasakan saat melintir grip gas. Ada ciri utama waktu throttle diurut dan menunjukan bagian mana yang bermasalah.

Kalau diambil secara umum, penyakit karbu vakum ada dua. “Akibat pegas (gbr. 1) dan karet membran (gbr. 2). Biasanya karbu yang sering dibuka-pasang. Per ditarik dan membran salah pasang atau kena bensin yang bisa bikin melar,” ungkap Suwenda ‘Jack’ Charis, Manager Teknik bengkel umum Duta Auto Style (DAS), Bandung. 1670karbu-vakum-gt-2.jpg

Coba urut handel gas motor kalau pakai karburator vakum. Putaran mesin enggak sesuai waktu putaran handel gas yang lebih dari sepertiga putaran. Bahkan, grip gas enggak mau dibuka sampai mentok.

“Kalau per sudah ditarik, keras jadinya. Enggak bakal bisa benar meski grip gas sudah diputar full,” beber Jack yang perokok berat itu.

1671karbu-vakum-gt-3.jpgCiri kedua motor seperti enggak mau jalan waktu gas dibuka sepertiga putaran. Dipaksa pun sampai mentok, motor seperti batuk. Artinya, membran karbu berlubang. Efeknya, udara yang diisap karbu jadi enggak maksimal.

Lainnya problem yang ada di karbu vakum mirip ciri kedua. Meski begitu, belum tentu membran berlubang atau sobek. Tapi, ada kemungkinan salah pasang. Karet membran enggak dipasang sempurna dengan patokan tonjolan membran ditaruh di lubang atas karbu (gbr. 3).

SKEP SERET


Mesin sukar hidup biasanya akibat skep karbu seret. Gejalanya mirip per skep kelewat keras. Kadang meski dislah terus namun bensin tidak mau muncrat. Sebabnya skep tidak mau terangkat lantaran sudah seret karena kotoran.

Bikin lancarnya jangan menggunakan ampelas untuk mengikis kotoran di skep. Cukup pakai obat poles untuk mengikis kotoran. Sehingga permukaan skep tidak ikut ngangkat yang bisa menyebabkan bocor.

accu

Jangan Lupakan Terminal

1672perawatan-aki---endro-1.jpgAki yang ditulis accu atau baterai sumber listrik dan gas yang mudah terbakar. Sifat ini yang bikin pabrikan motor menyimpan aki di tempat aman. Karena tempatnya tersembunyi membuat kita malas ngecek. Padahal aki butuh perawatan yang mudah. Tak sesulit mengurus aki-aki, alias orang uzur.

Indikasi aki tekor terlihat dari lampu meredup. Jika pake electric starter, pas tombol dipencet cuma terdengar, cengenges, cengenges! Abis itu, kita cengegesan, malu motor gak mau start.

Perawatan aki standar yaitu ngecek ketinggian cairan. Haram kurang dari batas minimal. Dan jika, ngisi ulang, pake air aki netral yang dikemas dalam botol biru. Isi jangan melebihi batas maksimal.

“Kalo cairan aki kurang, aliran arusnya gak optimum. Dan cepat rusak. Jika berlebih, aki bisa meledak karena gak ada ruang buat melepas uapnya,” urai Syahbani alias Ujang, mekanik ulung Bany Motor Sport di Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat.1673perawatan-aki---endro-2.jpg

Jangan sampai sel aki keburu kering. Biasanya sel aki yang kering kelewat lama akan akan cepat rusak sebelum masa ganti. Ini yang mengharuskan aki harus sering dicek.

Tak kalah penting juga merawat terminal. Tapi bukan terminal bis kota. Ini terminal atau kutub positif dan negatif baterai. Ujang sering nemuin kabel nempel di aki motor pelanggannya sulit dilepas. “Sebabnya, karena ada tumpukan kerak putih. Jika kelamaan, kerak menggerus kutub. Parahnya kerak membuat kutub aki dan elemen kabel saling mengikat,” papar mekanik beranak tiga itu.

Bukan hal sulit unutk mengatasi itu. Bila masih pada taraf kerak putih, bisa digosok sikat kawat. Kalau kerak udah tebal, bantu siram dengan air panas, maka kerak akan luruh.

1674perawatan-aki---endro-3.jpgRada repot kalau kerak udah lekat. Ini kudu dibantu cairan seperti WD40 atau Multicare. “Makanya, biar aki selalu ‘joss’ perhatikan terminalnya. Kutub ini penting karena dia yang mengalirkan arus listrik ke semua komponen kelistrikan,” tegas Ujang lagi.

Jika itu sudah dilakukan, perawatan harian dilakukan dengan rajin manasin mesin tiap hari. Bukan pakai api, tapi dihidupkan dalam kondisi stasioner, minimal 15 menit. Maksudnya, agar pengisian arus ke aki selalu berjalan. Ini penting buat yang doyan menstarter pakai electric-starter.

Terakhir, jika semua sudah dilakukan, pastikan alat pengisian atau kiprok atau regulator masih berfungsi baik. Sebab, jika tidak pengisian aki akan tekor terus. Ujungnya elemen di aki cepat rusak. Dan aki pun benar jadi aki uzur.

TUKARKAN AKI BEKAS

Karena mengandung bahan beracun, sebaiknya jangan sembarangan membuang aki bekas. Menurut Ujang, daripada membuang aki bekas, akan lebih bermanfaat bila melakukan trade-in alias tukar tambah di toko tempat beli aki baru.

Umumnya pedege alias pedagang aki menerima atau membeli aki bekas. Hal ini dimungkinkan karena aki mengandung timbel atau timah yang dapat didaur ulang untuk diproses dan digunakan kembali. Selain menjaga lingkungan, juga bisa beli aki baru dengan harga lebih murah.

Gambar Modifikasi Yamaha Jupiter MX


When running, the motor difficult to assumption what it is? Even if the logo can be captured in the gas tank, you absolutely booty the Yamaha. Yes, the Yamaha, but what? You guess, the Yamaha V-ixion because the tank.
Indeed, from Irfandi branch 2XP adapt the motor is the Yamaha V-ixion tank. Indeed, the base for this motor is the blazon of avoid from the Yamaha Jupiter MX 135LC, and to change the sex this motor, Irfandi not MOGE decay a lot of abrasion or cut sasis there.
Foots original
"Not adjustment to accept a cut-cut, the aboriginal is still maintained," a architect from Pontianak, West Kalimantan. Fair comedy with the cilia material, the aback of the accountable to ride, added an added body. So if you appetite to acknowledgment to the standard, can be calmly done.
The advanced is added so sturdy. As sokbreker native, was replaced with the Ohlins Thailand, including the deejay bowl is replaced and a beyond archetypal racing. For the capital aberration is not, but accept taken Suzuki Spin 125.
Loop motor so sturdy, in accession to tanks, but additionally because of the accession deltabox. "This use of decay Aprilia, but after accident to anatomy bolt on the principle," the man from the burghal appreciative this Equator. Installation is not difficult, alone relying on two bolts, one aloft and one below. Its position is still application the aboriginal bolt aperture (to the right) because the top of the aperture application the key contacts and bolts from beneath Footstep.
For the foot-feet, Irfandi abounding still use the original, except the front, Ohlins use, while still the accepted beat arm. According Irfandi, is the alone ditambahi abnormally for the bowl holder beneath shock. Meanwhile, the monoshock is still the absence standard.
Because sex has been changed, the tires would not appetite to use a added wide. Use advanced caster admeasurement 2.15 inches, while the rear with 3.5 inches in ambit 17 inches. Variations of called rims Tiger Sprint brand.
Carefulness in assignment Irfandi arise in the bankrupt system. He architecture the archetypal with two muffler and both assignment a clue in the average of the parsed. Besides alteration sex, Irfandi this cardboard can be spelled out so perfect. Gambar Modifikasi Yamaha Jupiter MX

Motorcycle Pictures of the Week - Bikes Only

Here are my Pictures of the Week as displayed on the Motorcycle Views Website. This feature has been expanded to include Bikes Only and Trikes Only. These pictures are taken from the Moto Pic Gallery. See Otter's 1992 Harley-Davidson Sportster XLH under Bikes Only. There are no Trikes Only, or Women or Men on Motorcycles this week. We need more pictures of men and women with their motorcycles. Get your picture in. For details, see Motorcycle Pictures of the Week.

If you'd like to see your bike or trike as Picture of the Week, submit a picture of you and your bike or trike along with its description.

Mega Block Motorcycle on Down the Line


Mega Block Motorcycle
Lines. Lines and Lines and lines. With the front face looking like a Lego, or a mega-blok. It’s the “2015 Honda CB 750″ by Igor Chak. The engine is powered by a four-cylinder liquid hydrogen engine. POW! A six-speed dual-clutch transmission with electronic lurch and traction control. Electronic tuning by the onboard computer. I’ve decided to call it “Frank”. Hello David, Frank, aka CB750, is here to take you over the canyon top.
This 2015 Honda CB 750 is a predecessor to the 1970s-80s CB (pictured below.) It’s basically exactly the same, as you can see, except it has some computers on it.
Computers! Controlling the tuning. Is that madness? What else we got here… frame and body is a unibody contstruction combining carbon fiber, aluminum, and titanium. Seat cowling is part of the frame, allowing it to carry heavy boys and gals: up to 300lbs.
Front and rear electro-magnetic suspension adjusted, you guessed it; electronically. Sensors show readouts updating every 1/10 a second and can adjust everything on-the-fly. ABS, airbag, and steering damper. Rims designed to be sleek and aerodynamic. Radar technology to “sense an upcoming head-on collision and will automatically slow the bike.” – most of these features can be manually disabled to suit the driver.
Now, the on board computer, which can be controlled through a 5” OLED multi-touch display positioned right on the fuel tank. This is the brains of the bike. There are 3 menus: GPS, Drive modes, diagnostics mode.
GPS mode is like your standard GPS that will give you directions and etc, but it will be connected to the internet through Wi-Fi and 3G. This will enable you to find information on the go and implement it to your rout.
Drive mode: economy, race and standard. All can be electronically tuned.
Diagnostic mode: lap times, gas consumption, top speed and etc.



BMW Motorcycle Super Green, Super Dangerous, Super Bike

So you’d like to have a tiny motorcycle. So you’d like to have a fast motorcycle. So you’d like to have a safe motorcycle. I am sorry you cannot have all three! What you’ve got here is a very fast, very dangerous vehicle. It’s called the Halbo, and it’s got a BMW stamp on it. It’s tiny and it’s got a front wheel motor combined with a sphere form rear wheel.
The target user for this vehicle is a “vibrant eco-minded young individual.” Speed on! It’s half the size of the “regular high end motorcycle,” and it’s full name is Halb Organismus.
Wild enough?
Also it’s electric powered. The front wheel is stationary, while the back… tail… turns left to right. It’s like flying an X-Wing! Or… like a motorboat! Or… anything with a stationary front end!